Kamis, 25 Juli 2013



MY QUOTES




“ Mereka Menjanjikan Aku Cintanya, Tapi Kenapa Hatiku Masih Saja Berpusat Di Kamu?”
“ Aku Bukan Siapa-Siapa, Tapi Kenapa Dia Harus Ijin Ke Aku Saat Kamu Suka Kedia?”
“ Senyum Itu Kehendak Hati, Bukan Paksaan Hati.”
“ Saat Ini Aku Ingin Menangis, Bukan Tertawa. Jadi Biarkan Aku Menangis.”
“ Aku Tahu Menangis Tak Menyelesaikan Masalah, Tapi Setidaknya Aku Lega.”
“ Kamu Nggak Peka Karna Kamu Cowok. Tapi Logikamu Kan Masih Jalan.”
“ Baru Pertama Kali Lihat Kamu Galau, Tapi Bukan Galauin Gue. Nyesek!”
“ Kamu Ngehibur Aku, Disaat Aku Galauin Kamu. Mikir Nggak Sih Kamu?”
“ Masih Banyak Wanita Didunia Ini, Kenapa Kamu Mesti Suka Dia? Dia Sahabatku.”
“ Kamu Tahu Aku Nangis Karna Kamu, Tapi Kamu Nggak Tahu Apa Yang Mesti Kamu Perbuat.”
“ Kaliyan Berdua Nggak Salah, Aku Lah Yang Terlalu Memaksakan.”
“ Aku Lagi Pengin Nyiksa Batin. Jadi Biarkan Aku Sendiri.”
“ Mungkin, Cara Ini Cara Paling Ampuh Untuk Bikin Aku Lupa Sama Kamu.”
“ Aku Selalu Semangat Waktu Kamu Sms Aku, Tapi Sekarang Enggak.”
“ Tinggalin Aku! Tapi Jangan Bener-Bener Ninggalin Aku.”
“ Kamu Merasa Bersalah Saat Aku Menangis. Ini Urusanku!”
“ Itu Urusanmu Sama Dia, Bukan Urusanku!”
“ Jangan Bikin Aku Tambah Larut Dalam Kecewa Ini. Tolong!”
“ Ini Bukan Kayak Adegan Ftv, Tapi Drama Korea Yang Nggak Pernah Happy Ending T.T ”
“ Kamu Belum Mau Tidur Kalau Aku Belum Senyum!”
" Dan Ternyata Hiburan Itu Hanya Bertahan Dua Hari Saja."
“ Dia Suka Aku, Tapi Aku Kamu, Dan Ternyata Kamu Suka Sahabatku.”
“ Jangan Dirasain Banget-Banget!”
“ Tambah Sakit Waktu Kamu Salah Kirim Sms Yang Seharusnya Buat Dia Tapi Dikirim Ke Aku!”
“ Cemburu? Iya Aku Cemburu!”
“ Kamu Ikhlas Karna Kamu Cuma Pengin Aku Senyum Dan Move On. Biar Kamu Bisa Sama Dia. Shit!”
“ Aku Sama Dia Temenan Doing. Menurut Dia Enggak!”
“ Selembar Kertas Hvs Bertuliskan Curhatan Seseorang Dengan Jalan Pikirannya, Menggunakan Tinta Hitam Dibuat Pada Malam Hari Yaitu Sehari Setelah Pesantren Kilat! Salah Yang Bener Dibuat Malam Hari Setelah Outbond!”


_buat elo_


­­­

 Sudahlaaahh.....

ketika rasa itu berganti menjadi benci apakah aku harus menyalahkan mereka? sepertinya aku terlalu jahat untuk berusaha memojokkan mereka. Pyuuf aku pun juga bingung, sebenarnya aku harus bagaimana. Mereka berdua sahabatku, tapi dia. Ya kamu lelaki yang bisa mengubah duniaku. Entah kenapa tiap  didekatmu aku ngrasa tenang dan senang. Maybe aku jatuh cinta. Jatuh cinta? Apa menurut kamu setelah enam tahun rasa itu nggak terbalas aku masih bisa menyebut perasaan itu sebagai rasa jatuh cinta? Hah aku pun tak tahu harus bagaimana dengan perasaan ini. Hingga akhirnya aku sadar kalau ternyata kamu benar-benar bukan untukku. Atau aku yang bukan untukmu? Tolong aku tuhan. Dia yang selalu menaruh perhatiannya padaku, walaupun dengan sejuta rasa cuek nya itu. Aku tahu dia care, aku tahu dia tahu bahwa aku suka sama dia. Aku tahu dia tahu.
Ketika kalimat itu terucap dari mulutnya, kamu tahu gimana rasanya? Kamu pernah lihat film titanic? Ketika kapalnya perlahan retak, sangat pelan dan akhirnya tenggelam juga. Ya, sekiranya begitulah aku saat itu. Hatiku perlahan retak, pelan bahkan aku bisa merasakan retakannya, hingga lama-lama aku tenggelam dalam kesedihan yang teramat dalam, sangat dalam. Namun, air mataku tak bisa menetes ketika aku melihat wanitamu menangis terlebih dulu. Kamu tahu rasanya gimana? Sakit, sumpah sakit. Mendengarnya berkata kalau kamu menyatakan cintamu padanya. Aku hanya bisa berdiam sejenak dalam kehampaan dan kesakitan ini. Kenapa harus dia cinta? Kenapa harus dia yang kamu suka?
“ aku beneran nggak enak, waktu denger cerita kamu sama dia dulu.” Katanya dengan terus meneteskan air matanya. “ aku nggak papa.” Hanya kata-kata itu yang bisa aku ucapkan. Aku terus berpikir, aku bukan pacarnya. Lalu kenapa ia begitu. memang kalau menengok masa lalu, rasanya aku hanya dipenuh dengan rasa kasihan dari  sahabatku. selalu kerja keras buat nyari perhatian darimu dan ternyata tak terbalas. seharusnya aku sudah tahu itu dari awal agar tak sesakit ini. seharusnya. agar aku tak merasa bahwa aku hanya sebagai benalu dikehidupanmu.hingga dia pun harus meminta maaf saat kamu meyatakan cinta padanya. lalu apa hubungannya denganku? sudahlaah..
Apa kamu tahu semalaman aku menangis hingga mataku bengkak dan uhh jelek banget. Hingga air mataku terhenti sejenak saat ada pesan darimu. Menyemangatiku selayaknya sahabat yang selalu ada. Padahal kamu yang udah bikin aku nangis kaya  gini, kamu yang udah bikin aku sakit gini. Tapi kenapa? Emang kamu yang selalu bisa bikin aku tersenyum saat aku menangis. Iya kamu. Kamu selalu bilang aku untuk senyum. Bukankah senyum itu kehendak hati kita. Saat itu aku lagi nggak ingin senyum. Saat itu aku hanya ingin menangis, menikmati setiap buliran air mataku yang jatuh bersama sejuta rasa kecewa dan sakit yang aku rasa. Jangan paksa aku tersenyum. Please jangan! “ aku care sama kamu.” Care sama kepo  beda tipis coy! Dan care kamu itu Cuma buat aku tambah sakit. Emang dasarnya kamu nggak pernah peka, hal sekecil itu aja bisa bikin hati remuk berkeping-keping. Semuanya terasa Cuma mimpi. AKU PENGIN BANGUN!!!
Hari esok pun aku masih sama, keadaan ku tak jauh beda. Rasa sakit itu masih ada bahkan mungkin hingga saat ini. Kamu tahu, rasa khawatirku itu masih terasa sampai sekarang. Waktu dengar kamu kena musibah dan terluka. Tapi mungkin saat ini, kalau aku ngrasain khawatir ke kamu, itu bakalan berubah jadi kesalahan. Aku nggak punya hak untuk semua itu. Aku terlalu jauh. Aku beda. Aku sadar diri. Kaliyan cocok, cocok banget!
Sekarang yang harus aku lakukan hanyalah membangun kepingan-kepingan hati yang remuk itu menjadi utuh kembali. Aku tak bisa terus menerus merenungi ketololanku selama enam tahun ini. Aku harus bisa bangkit, walau aku tahu itu tak mudah. Namun aku mencoba. Aku yakin Tuhan punya rencana indah untuk ku. Kalau pun jodoh, pasti juga nggak akan kemana-kemana. Aku yakin itu. Aku yakin!!!